Pacaran dalam Perspektif Islam

Maret 15th, 2009 by Adi Kurniawan

Ketika pertama kali Allah menjadikan nabi Adam di surga, Dia menciptakannya dalam keadaan sendirian. Perasaan yang menghampiri jiwa Nabi Adam membuat ia sering termenung dan melamun di tengah kenikmatan surgawi yang mengelilinginya. Tidak ada teman yang bisa diajak bicara dan diajak berbagi cerita. Hanyalah merdu kicau burung – burung yang berterbangan di taman Firdaus yang setia menemaninya. Allah SWT sebagai Dzat pencipta mengetahui dan memahami kegelisahan dan kesepian hati hamba-Nya.
Akhirnya, ketika Nabi Adam dalam keadaan tertidur, Allah mengambil tulang rusuk sebelah kirinya, lalu menjadikannya seorang perempuan bernama Siti Hawa. Alangkah terkejutnya Nabi Adam ketika terjaga dari tidur telah didapatinya seorang perempuan yang cantik berada di sampingnya. Tanpa pikir panjang Nabi Adam langsung ingin menyentuhnya. Namun perempuan itu secepat kilat menghindar dari sentuhan Nabi Adam sambil berkata “ Engkau boleh menyentuh tubuhku dan memiliki diriku seutuhnya, dengan syarat kau harus melamarku dan membayar mas kawin kepadaku. “ “ Apa mas kawinnya ? “ Tanya Nabi Adam “ Kau harus membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.”. Jawab Siti Hawa. Setelah itu terjadilah pernikahan yang disaksikan oleh para Malaikat.
Sepenggal kisah yang terjadi pada diri nenek moyang kita ini memberikan suatu pelajaran bahwasanya manusia membutuhkan pasangan. Tidak ada manusia yang sanggup bertahan dalam kesendirian, kecuali orang – orang yang hati mereka telah dijauhkan oleh Allah dari segala kesibukan duniawi dan syahwat.
Dalam islam dikenal sebuah lembaga perkawinan yang mengatur dan membimbing manusia supaya dapat menyalurkan hasrat birahinya dengan baik dan benar. Betapa indahnya dan bahagianya sepasang insan yang telah didikat dalm tali suci perkawinan. Rasa damai, rasa tenteram, rasa suka cita akan bercampur menjadi satu dalam hati sanubarinya.
Namun, dewasa ini lembaga suci perkawinan telah sedikit ternoda dan dilecehkan oleh sebagian tingkah manusia yang terpengaruh oleh budaya hidup bebas ala barat. Mereka tanpa malu dan tanpa batas hidup serumah dengan pasangannya, bahkan sampai melahirkan anak tanpa ada ikatan suci sebagai seorang suami istri yang sah. Sungguh sangat memalukan dan tidak sesuai dengan tradisi ketimuran serta norma agama yang benar.
Sebelum memasuki gerbang perkawinan, perlu diadakan persiapan baik fisik, mental, dan materi. Hal ini dikarenakan ketika seseorang sudah berada dalam suatu kehidupan rumah tangga, maka segalanya akan berubah. Dan yang paling penting adalah bagaimana agar dua hati yang saling bertolakbelakang bisa disatukan dalam satu pandanagan, satu tujuan hidup, seia – sekata, seirama – senada dalam mengarungi bahtera kehidupan.
Oleh karena itu, agar tujuan perkawinan, yakni membentuk keluarga sakinah bisa tercapai, maka sebelum calon suami dan istri melangsungkan pernikahan harus mengenal kepribadian masing – masing. Disinlah peran penting pacaran. Pacaran muncul sebagai wahana atau media pengenalan kepribadian masing – masing pasangan calon pengantin.
Namun patut disayangkan. Pada masa sekarang ini, utamanya yang dilakukan oleh remaja yang memproklamirkan dirinya remaja gaul, remaja modern, dan aneka atribut lainnya. Mereka menjadikan pacaran bukan sebagai pengenalan pribadi, melainkan sebagai uci coba dalam arti yang lebih luas. Uji coba kesetiaan, uji coba kejantanan, uji coba keperawanan, dan yang paling memalukan dan menyebalkan adalah pacaran hanya sebagai alat mencari kesenangan alias just for fun. Akibatnya mudah ditebak, karena hanya ingin mencari kesenagan saja tanpa bertujuan kearah hubungan yang lebih serius, ketika sudah mendapat madunya, maka ia akan mudah begitu saja mencampakkan bunga yang sudah layu di tanah.
Maka dari itu, bagi orang yang sedang dilanda cinta dan dimabuk asmara, berhati – hatilah dan waspadalah. Jangan mudah tergoda dan terbuai oleh kenikmatan sesaat dengan mengatasnamakan cinta. Banyak sudah korban rayuan yang jatuh berguguran dengan menanggung segala akibat yang ditimbulkannya. Hamil diluar nikah, aborsi, pernikahan yang dipaksakan merupakan sederetan permasalahan yang ditimbulkan oleh gaya pacaran yang tidak sehat dan menyimpang dari norma – norma susila.
Sebenarnya dalam islam pun, dikenal yang namanya pacaran. Ketika seorang laki – laki ingin mempersunting gadis kepujaannya, maka ia diperkenankan untuk melihat twajah dan telapak tangannya. Tujuan agar lelaki bisa mengenal bentuk tubh calon istrinya yang dapat digambarkan dengan hanya melihat wajah dan kehalusan telapak tangannya. Cara ini memang ketingalan zaman. Namun inilah gaya pacaran yang islami, lantas untuk mengenal kepribadian, watak, karakter, dan sifatnya, menambil dari keterangan yang terdapat dalam Kitab Tanwirul Qulub, hendaknya sang lelaki mengutus seorang perempuan yang dipercayainya untuk menanyakan perihal kehidupan pribadi calon istrinya. Begitupun sebaliknya. Dengan cara ini biasanya seorang lelaki dapat mengetahui kepribadian dengan jelas dan gamblang. Mengapa demikian ?. Dikarenakan perempuan akan terbuka mengenai apapun yang ada pada dirinya manakala ia curhat kepada sesama perempuan. Lain halnya kalau sang lelaki itu sendiri yan berusaha untuk mengetahui watak caon istrinya melalui pacaran seperti yang terjadi sekarang ini. Ini disebabkan karena ketikam masa pacaran, semuanya akan terasa indah. Apapun yang melekat dan menimpa pada gadisnya semua dikatakan baik. Penyesalan baru datang kemudian setelah melangsungkan pernikahan. Sifat yang baik, tutur kata yang lembut, wajah yang selalu cantik menawan berubah sertus delapan puluh derajat menjadi buruk, tutur kata yang kasar, dan sifat yang jelek lainnya. Ternyata sifat yang baik selama pacaran hanyalah kedok untuk menutupi sifatnya yang buruk, tentu tidak sama.
Sekarang tinggal bagaimana kita. Apakah memilih cara kuno yang sesuai dengan syar’iat yang bisa menjamin kelanggengan hidup rumah tangga seperti yang dialami oleh orang – orang tua, ataukan memilih model pacaran zaman sekarang yang penuh resiko terjadi pelanggran syari’at dan berakibat fatal ? Tentu kalau kita punya nuranii dan akal sehat akan menghindari yang penuh resiko. Namun, kadang nafsu lebih menguasai kita, akhirnya semuanya dikembalikan kepada kita, pilih selamat atau celaka. Wallahu a’lam.

oleh LPM Nusantara

Film Perempuan Berkalung Sorban…PROPAGANDA JIL TTG FEMINISM…!!!

Februari 3rd, 2009 by Adi Kurniawan

”Di film produksi Starvision ini, sepertinya sutradaranya hendak mengulang suksesnya ketika membidani Ayat-Ayat Cinta. Dengan setting kehidupan pondok pesantren di Jawa Timur –yang boleh dibilang masih memegang ajaran salaf– itu menggambarkan perjuangan sesosok ‘perempuan’ yang masih dianggap makhluk kedua. Sosok perempuan itu bernama Annisa oleh Revalina S Temat, yang mencoba bangkit dari kekangan aturan keluarga yang menjadikan “gengsi” agama sebagai tameng. Meski pada kenyataannya segala aturan itu akhirnya mendapatkan perlawanan dari kaum perempuan yang ingin “bebas” dalam menentukan pilihan.

Dan memang itu yang mereka cari, meski belum mengetahui secara benar hak dan kewajibannya yang sejatinya telah diatur dalam ajaran agama itu sendiri .

Suatu penyelewengan akidah dengan membawakan ”false” propaganda-propaganda ”kesetaraan gender” yang sangat getol dilakukan oleh JIL (Jaringan Islam Liberal)…dengan memanfaat kesalahan segelintir manusia tapi di pelintir bahwa itu suatu kesalahan keyakinan yag dalam hal ini adalah agama Islam…

Apa lagi beberapa pemeran dalam film tersebut adalah non muslim..atau juga muslim ceremonial belaka…sehingga mereka tidak sadar bahwa telah menjadi alat propaganda dari musuh-musuh Islam.

Hmm film yang penuh dongeng dan sarat dengan pesan-pesan sponsornya…
Yang harus dikritisi. Misalnya cara berkomunikasi antara pendakwah dan yang didakwahi yang notabene antara laki-laki dan perempuan, dalam film tersebut sangat kebabalasan dan cenderung menjadi ”fitnah”

Film yang cukup vulgar. Apa ini masuk kategori cinema lendir ya? Hmm, kurang tau juga sih batasannya sampek mana hehehe, jadi saya tidak berhak menilai ini cinema lendir atau bukan ;) . imaginasi sutradara yang berlebihan

Sabar sebentar lagi juga akan ada film dengan judul ”Laki-laki yang melahirkan” yakin…sponsornya juga JIL serta donaturnya….

Menghadirkan agama Islam sebagai agama pembebasan, melihat selama ini banyak orang yang memiliki interpretasi berbeda tentang agama, namun dalam pandangan kita, Islam tetap agama, karena itu agama itu banyak interpretasinya. Akibatnya banyak orang yang mengatas namakan Islam sebagai alasan untuk menindas orang lain, dan juga menggunakan Islam untuk melakukan fitnah terhadap Islam itu sendiri, didalam film tersebut dipelintir menjadi Islam agama penindasan

Kesimpulannya ini adalah film yang sarat dengan fitnah dan dongeng yang menjual isue kesetaraan gender serta femism sebagai salah satu propaganda kaum liberal…!!!

Karena tanpa perlu di hebohkan pun agama Islam sangat menghormati posisi seorang perempuan..contohnya surga adalah dibawah telapak kaki ibu..

Kordinasi Perlawanan : Ketapel Art, Berandalan Tuhan, Tegak Lurus Ke Langit dan kamu!

10 Racun Psikologi

Februari 1st, 2009 by Adi Kurniawan

1. Racun pertama : Menghindar
Gejalanya, lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.
Antibodinya : Realitas
Cara : Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.
2. Racun kedua : Ketakutan
Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkimpoian, problem seksual, dll…
Antibodinya : Keberanian
Cara : Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Keberanian merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.
3. Racun ketiga : Egoistis
Nyinyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.
Antibodinya : Bersikap sosial
Cara : Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akan diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui, orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan.
4. Racun keempat : Stagnasi
Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia.
Antibodinya : Ambisi
Cara : Teruslah berkembang, artinya kita terus berambisi di masa depan kita. Kita kan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut.
5. Racun kelima : Rasa rendah diri
Gejala : Kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.
Antibodinya : Keyakinan diri
Cara : Seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang, yakin dirinya akan kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih.. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya.
6. Racun keenam : Narsistik
Gejala : Kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu.
Antibodinya : Rendah hati
Cara : Orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih.
7. Racun ketujuh : Mengasihani diri
Gejala : Kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghunjam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia.
Antibodinya : Sublimasi
Cara : Jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimentil dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain..
8. Racun kedelapan : Sikap bermalas-malasan
Gejala : Apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.
Antibodinya : Kerja
Cara : Buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti.
9. Racun kesembilan : Sikap tidak toleran
Gejala : Pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius.
Antibodinya : Kontrol diri
Cara : Tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi kita. Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama.
10. Racun kesepuluh : Kebencian
Gejala : Keinginan balas dendam, kejam, bengis.
Antibodinya : Cinta kasih
Cara : Hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan.. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.
Ketika kita sedang mengalami rasa depresi dan tidak bahagia, gunakan cara diatas sebagai sarana pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindardari ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang !!!

pesan untuk para akhwat

Januari 21st, 2009 by Adi Kurniawan

penting untuk para akhwat! telah ditemukan beberapa website porno yang mengeksplitasi wajah2 muslimah, mulai dari istri aa gym hingga saskia mecca.

bahkan banyak foto akhwat yang di download entah via friendster, multiply atau sejenisnya yang di edit dengan gambar gambar artis porno menjijikkan yang di ganti gambar kepalanya dengan foto foto akhwat tersebut seakan akhwat akhwat / wanita berjilbab itu sedang melakukan seks bebas dengan sembarang orang. maaf alamat situs tidak bisa di tulis takut menjadi lahan promosi gratis.

PARA AKHWAT ATAU MUSLIMAH DIHARAPKAN BERHENTI MENAMPILKAN FOTO2 MEREKA ATAU KERABAT MEREKA BAIK DI FRIENDSTER, MULTIPLY ATAU BLOG PRIBADI LAINNYA UNTUK MENCEGAH DARI PENYALAGUNAAN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB INI.

Tolong sebarkan!

PERCAYALAH BAHWA ISRAEL DAN AMERIKA TIDAK AKAM BERANI MENYERANG INDONESIA (hasil riset langung dari fakta2 lapangan yang kami temukan)

Januari 19th, 2009 by Adi Kurniawan

Banyak orang bertanya jika Republik Indonesia berperang dengan Israel atau Amerika Serikat siapa yang menang? Alhamdulillah kami berhasil melakukan riset lapangan dan telah membuktikan beberapa bukti bahwa Indonesia punya kemungkinan menang lebih besar jika memang terjadi pertempuran hebat dengan Israel atau Amerika. Dalam hal ini kami melakukan studi banding antara Indonesia dan Amerika dari semua fakta - fakta yang kami dapat. Kami yakin Amerika dan Israel sudah seperti dua sisi mata uang tak terpisahkan. Karena dalam artikel kami ini kami hanya menyebut Amerika saja, karena untuk kami Israel atau Amerika mereka tetap sama saja.

Tolong teman - teman teliti dana yang diperlukan Amerika Serikat (AS) jika mereka berani menyerang Indonesia….!!! White House (Gedung Putih) Washington membayangkan jika AS harus menyerang Indonesia mereka akan mendapatkan kerugian yang sangat luar biasa untuk dipikul, yang justru sangat menguntungkan pihak Indonesia.

Begitu memasuki perairan dataran Indonesia, mereka akan dihadang pihak bea cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan perang tanpa surat Izin pemerintah RI. Ini berarti mereka harus menyediakan “uang damai”, coba hitung berapa besarnya jika bawaanya sedemikian banyak.

Kemudian mereka mendirikan Base Camp militer, bisa tebak disekitar base camp mereka pasti dikelilingi oleh penjual bakso, tukang es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obralan BH dan Celana Dalam 10000/3pcs.

Belum lagi para pengusaha komedi puter sekalian juga ikutan tukang odong - odong, yang mana tahu dapat tumpangan buat anak - anak yang senang lihat bule - bule pakai tato…disangka makhluk aneh dari planet diluar bumi (masih saudaraan sama superman) bakal ikut mangkal disekitar base camp juga.

Kemudian kendaraan - kendaraan tempur serta tank - tank lapis baja yang diparkir dekat base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perpakiran daerah. Jika dua jam pertama perkendaraan dikenakan Rp.10.000 (maklum tarif orang bule) selanjutnya 5000 perjam. Bayangkan berapa yang harus dibayar AS kalau kendaraan & tank harus parkir sebulan.

Sepanjang jalan ke lokasi base camp pasukan AS harus menghadapi SINDIKAT PAK OGAH GANGSTER atau Mr. Cepek yang berlaga memperbaiki jalan sambil memungut biaya bagi kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dan jika kendaraan tempur atau tank harus membelok atau melewati pertigaan mereka terus menyiapkan recehan untuk para Mr. Cepek.

Suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika harus berkonvoi, karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri pengamen, pengemis, dan anak - anak jalanan ini berarti pemerintah AS harus menyediakan begitu banyak uang receh untuk pegangan prajuritnya.

Belum lagi kalau bertemu polisi yang sedang bokek, udah pasti kena semprit karena konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa ‘uang damai’ yang harus dikeluarkan.

Di Base Camp militer, tentara AS sudah pasti, ngak bisa tidur, karena nyamuknya masya Allah, Gede gede kayak vampir. Malam hari hutan sepi mereka akan dikunjungi para wanita yang tertawa dan menangis. Harusnya mereka senang karena bisa berkencan dengan wanita ini tapi kesenangan itu sirna setelah melihat wanita ini punya bolong besar dipunggungnya.. hihihihihihihihi…

Pagi harinya mereka tidak bisa mandi karena disungai banyak dilalui “rudal kuning” yang ditembakkan penduduk setempat dari “Flying Helicopter” alias wc terapung diatas sungai.

Pasukan AS juga tidak bisa jauh dari pelaratan perangnya, karena disekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempreteli peralatan perang canggih yang mereka bawa. Meleng sedikit saja tank canggih mereka bakal siap di kiloin.

Belum lagi para curanmor yang siap beraksi dengan kunci T-nya siap merebut jip - jip perang mereka yang kalau didempul cat ulang bisa dijual mahal ke anak - anak orang kaya yang pengen gaya - gayaan, dengan uang hasil korupsi bapaknya.

Dan yang lebih menyedihkan lagi badan pasukan AS akan jamuran atau panuan penuh kurap, karena tidak bisa berganti pakaian. Kalau berani nekat menjemur pakaian dan meleng sedikit saja, besok pakaian mereka sudah mejeng dipasar jatinegara atau dilapak - lapak pakaian bekas. Belum terhitung rebutan lahan untuk parkir panser dengan Engko Asin bos toko material Samudera. Apalagi kalau ketahuan anak hiphop manggarai pasti jaket jaket perang tentara AS bakal di curi tuh lumayan buat manggung acara hiphop kata mereka..

Peralatan telekomunikasi mereka juga harus dijaga ketat, karena para bandit kapak merah sudah mengincar peralatan canggih itu.

Dan mereka juga harus membayar sewa tanah yang digunakan untuk base camp kepada Babe Sofyan, Pak Edi yang punya fotocopian dan Engkong Min, juga Mas Iwan ketua BFC yang jago GO belum lagi sama bang Sulaiman satpam tukang palak tukang siomai, bakso kecuali pop ice, para pemilik tanah. Di samping itu mereka juga harus minta Izin kepada Rt/Rw dan kelurahan setempat, bayangkan berapa meja yang harus dilalui dan berapa banyak “dana damai” yang harus disiapkan untuk meng-amplopi para pejabat tersebut.

Para komandan pasukan AS ini juga akan kena tugas tambahan mengawasi para prajuritnya yang banyak nyelinap keluar basecamp buat nonton dangdutan di RW 06 katanya ada goyang ngebornya Inul disana juga goyang gergajinya Dewi Persik.

Membayangkan semua ini, akhirnya George Bush dan Obama memutuskan “TIDAK AKAN MENYERANG INDONESIA”

AMAN!!! SEKARANG KITA SEMUA TINGGAL MIKIRIN GIMANA CARANYA NURUNIN SEMBAKO!!! MAKAN TUH DEMOKRASI..!!